‎Satreskrim Polres Padangsidimpuan Cek Harga Minyak Eceran Pasca Banjir Bandang

PADANGSIDIMPUAN, RBC — Banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tapanuli Tengah (Tapteng) berdampak pada terhambatnya distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari arah Sibolga menuju Padangsidimpuan dan Tapsel. Kondisi ini memicu naiknya harga BBM eceran di tingkat masyarakat.

‎Dari hasil pantauan lapangan, sejumlah pedagang diduga memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga minyak eceran hingga Rp25.000 per liter untuk Pertalite, bahkan Solar tembus hingga Rp40.000 per liter di titik lokasi kendaraan terjebak.

‎Menindaklanjuti situasi tersebut, Unit II Ekonomi Satreskrim Polres Padangsidimpuan melakukan pengecekan langsung terhadap penjual BBM eceran di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan pasca bencana banjir. Pemeriksaan dilaksanakan pada Jumat, 28 November 2025, pukul 09.00 WIB di wilayah Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

‎Pengecekan dipimpin oleh,Kasat Reskrim AKP Hasiholan Naibaho, S.H., M.H., Ps. Kanit II Ekonomi Aipda Rajo Agus Putra Juli, S.H, Anggota Unit II Ekonomi Satreskrim Polres Padangsidimpuan.

‎Saat melakukan pengecekan ke SPBU, tim menemukan bahwa stok BBM tengah kosong. Kasat Reskrim kemudian berkoordinasi dengan pihak SPBU atas nama Parulian, yang menyampaikan bahwa pasokan BBM diperkirakan tiba keesokan hari (28/11/2025) sebanyak 17 unit mobil tangki dari Depo Dumai, untuk kebutuhan distribusi di Kota Padangsidimpuan.

‎”Kami mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan tertib saat melakukan pengisian BBM ketika pasokan tiba. Harap tetap antre dengan baik untuk menghindari kesalahpahaman dan kericuhan,” ujar Kasat Reskrim AKP Hasiholan Naibaho.

‎(Rts)

‎Editor : Redaksi