‎Gerak Cepat MAS TENAR! Fogging DBD di RW 05 Pebatuan Jawab Keluhan Warga ‎

‎PEKANBARU, RBC – Tingginya keluhan masyarakat terkait kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kecamatan Kulim, khususnya Kelurahan Pebatuan RW 05, mendapat tindak lanjut cepat dari Puskesmas Tenayan Raya yang akrab disapa MAS TENAR (Mas Tenayan Raya), Rabu (7/1/26).

‎Upaya penanganan dimulai dari Penyelidikan Epidemiologi (PE) ke rumah pasien berdasarkan hasil Stock Opname (S0) dari rumah sakit, dilanjutkan dengan penyuluhan 3M Plus, hingga pelaksanaan fogging yang menjadi langkah paling dinanti warga.

‎Kegiatan fogging pencegahan DBD di RW 05, tepatnya di lingkungan RT 05/RW 05 Kelurahan Pebatuan, berlangsung di lapangan dan disaksikan langsung oleh unsur kelurahan dan tenaga kesehatan. Tim yang hadir di lokasi di antaranya dari pihak Kelurahan Pebatuan, Hasan Nursah dan Pandu, serta dari Puskesmas MAS TENAR, Muhammad Jais, Akmal, Junaidi, dan Tugiman.

‎‎Kepala Puskesmas Tenayan Raya/Kulim, Nel Afni L., SKM., MKM, menegaskan bahwa penanganan kasus DBD dilakukan secara terukur dan responsif.

‎‎“Keluhan masyarakat dengan kasus DBD segera kami tindak lanjuti. Mulai dari PE ke rumah pasien berdasarkan hasil S0 dari rumah sakit, sampai penyuluhan 3M Plus, dan yang paling dinanti masyarakat yaitu fogging. MAS TENAR terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Pekanbaru, terutama di Kecamatan Kulim,” ujarnya.

‎Sementara itu, Camat Kulim Fajri Adha S.STP, MSi melalui Lurah Pebatuan, Suwandi Nasution, S.IP, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan yang telah menurunkan tim fogging ke wilayahnya.

‎“Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Wali Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan yang telah turun melakukan fogging di RW 05 Kelurahan Pebatuan. Beberapa hari lalu kami menerima laporan kasus DBD di wilayah ini. Kondisi tersebut segera kami koordinasikan dengan Puskesmas Tenayan Raya untuk ditindak lanjuti,” jelasnya.

‎‎Ia juga mengimbau masyarakat agar proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan jangka panjang. “Kami menghimbau seluruh warga Kelurahan Pebatuan untuk membersihkan parit lingkungan, selokan, serta genangan air, termasuk selokan dan parit di RW 05, agar kita semua terhindar dari demam berdarah,” tambahnya.

‎Fogging ini diharapkan dapat memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes Aegypti, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, mendaur ulang, ditambah upaya pencegahan lain seperti memakai obat anti-nyamuk, menabur larvasida, serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian.

‎Dengan sinergi antara pemerintah kelurahan, puskesmas, dan partisipasi warga, Puskesmas MAS TENAR optimistis kasus DBD di Kecamatan Kulim dapat ditekan secara signifikan.(Hsb/R-04)

‎Editor : Redaksi