Puslitbang Polri Gelar Penelitian Penanganan Unjuk Rasa di Polres Pelalawan

PANGKALAN KERINCI RBC – Polres Pelalawan terpilih menjadi lokasi penelitian Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri terkait manajemen penyampaian pendapat di muka umum pada Rabu (4/3/2026). Penelitian ini mengusung tema “Peran Polri dalam Penanganan Unjuk Rasa guna Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.”
Tim peneliti dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Tonny Kurniawan, S.I.K., dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai responden, mulai dari tokoh masyarakat, nelayan, serikat pekerja, hingga akademisi dari kalangan mahasiswa dan dosen.
Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari transformasi strategis Polri untuk meningkatkan kualitas pengamanan dan pelayanan publik.
”Dalam setiap penanganan massa, kami berkomitmen mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Dialog adalah instrumen utama kami sebelum mengambil tindakan represif,” tegas AKBP John Louis.
Ketua Tim Peneliti, Kombes Pol. Tonny Kurniawan, S.I.K., menjelaskan bahwa riset ini bertujuan memotret sejauh mana efektivitas Polri dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan hak konstitusional warga negara dengan pemeliharaan stabilitas keamanan.
”Masukan dari unsur internal kepolisian maupun eksternal (masyarakat) akan menjadi catatan kritis bagi Mabes Polri dalam merumuskan kebijakan yang lebih adaptif dan humanis di masa depan,” ujar Kombes Pol. Tonny.
Selain agenda pembukaan, rangkaian kegiatan diisi dengan penayangan video pengantar penelitian serta sesi wawancara mendalam (FGD) dengan para narasumber. Hadir pula dalam kegiatan tersebut:
AKP Charles Nainggolan, S.H. (PS. Kasubbag Pulajianta Roops Polda Riau)
Kaban Kesbangpol Kabupaten Pelalawan
Ferry Zulkarnain Fasda Bono (Kadishub Pelalawan)
Penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis bagi institusi Polri untuk mengoptimalkan peran pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di tengah dinamika demokrasi yang tinggi.
Kegiatan ditutup pada pukul 11.00 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. Melalui riset ini, Polres Pelalawan berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat demi terciptanya ketertiban wilayah yang berkelanjutan. (PlmT)
