Kadin Riau dan PT Pegadaian Rencana Menandatangani MoU pada Rapimprov Riau bertepatan dengan Peringatan HUT ke-58 Kadin Indonesia

Ketua Umum Kadin Riau, Masuri, SH

BENGKALIS, RBC – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Riau memperkuat jalinan sinergi dengan PT Pegadaian demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan ekosistem dunia usaha di Riau.

Pertemuan strategis berupa Coffee Morning, silaturahmi, dan sosialisasi program digelar di Ruang Rapat Graha Kadin Provinsi Riau, Lantai II, Kompleks Simpang Tiga Business Center, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini menjadi bagian rangkaian persiapan menjelang Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Riau pada 24 September 2026.

Forum membahas berbagai program unggulan PT Pegadaian sekaligus menjajaki peluang sinergi dan kolaborasi nyata untuk mendukung pelaku usaha serta memperkokoh ekosistem bisnis di Provinsi Riau.

Ketua Umum Kadin Riau, Masuri, SH., menyambut baik pertemuan tersebut, Coffee Morning ini menjadi ruang bagi jajaran Kadin Riau untuk mengenal lebih dekat PT Pegadaian sebagai salah satu mitra strategis.

Kami ingin memahami berbagai program Pegadaian yang dapat mendukung kebutuhan dunia usaha. Silaturahmi dan saling mengenal mitra Kadin ini sangat penting, karena PT Pegadaian juga berperan besar dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

Masuri menegaskan bahwa Kadin sebagai organisasi dengan jaringan luas memegang peran penting dalam pembangunan perekonomian, membangun kemitraan, serta melakukan pembinaan terhadap anggotanya. Semangat keterbukaan dan kolaborasi ini sejalan dengan semangat Kadin: “Inklusif, Kolaboratif, Progresif.”

Hadir dari jajaran Kadin Riau antara lain Direktur Eksekutif Kadin Riau Kholis Romli, para Wakil Ketua Umum, serta seluruh jajaran pengurus. Sementara dari PT Pegadaian hadir Pemimpin Wilayah Pekanbaru Agus Riyadi, Deputi Bisnis Area Pekanbaru Satria Bratawijaya, Sales BtoB Area Pekanbaru Dona Sartika, Pemimpin Cabang Syariah Subrantas Sri Maharani, Kepala Departemen Bisnis Kanwil Pekanbaru Riki Rolando, dan Dicky Gunawan.

Dalam pertemuan, PT Pegadaian menyampaikan perkembangan layanan perusahaan, termasuk kegiatan usaha bulion yang telah mendapat izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengembangan ekosistem berbasis emas menjadi salah satu fokus utama yang ditawarkan untuk mendukung pelaku usaha.

Sales BtoB Area Pekanbaru PT Pegadaian, Dona Sartika, dalam paparannya bertajuk “Dua Jalan Menuju Masa Depan” mengangkat pentingnya literasi keuangan dan pemahaman karakteristik aset:

“Keputusan finansial hari ini menentukan nilai kekayaan di masa depan. Investasi pada aset yang berpotensi mengalami apresiasi, seperti emas, dapat menjadi pilihan menjaga daya beli dalam jangka panjang berbeda dengan aset yang umumnya mengalami depresiasi seiring waktu dan penggunaan.”

Dona juga memperkenalkan produk tabungan emas dan cicilan emas sebagai solusi yang dapat diakses masyarakat maupun pelaku UMKM sesuai kebutuhan masing-masing.

Dalam sesi diskusi, Nursyafri (Iboenk) dari Kadin Riau menanyakan kemungkinan tanah dan bangunan dijadikan jaminan gadai. Pemimpin Wilayah Pekanbaru PT Pegadaian Agus Riyadi menjelaskan dengan tegas:

“Setiap BUMN memiliki kekhususan bidang usaha. Dalam layanan gadai Pegadaian, barang yang dapat diterima sebagai jaminan adalah barang bergerak. Secara ketentuan yang berlaku, tanah dan bangunan tidak dapat dijadikan jaminan gadai.

Agus juga menegaskan komitmen Pegadaian untuk terus memberikan dukungan nyata bagi pelaku UMKM, membuka peluang kerja sama yang lebih luas bersama Kadin Riau.

Direktur Eksekutif Kadin Riau, Kholis Romli, mengumumkan langkah lanjutan yang bersejarah, Kadin Riau dan PT Pegadaian direncanakan resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU pada Rapimprov Kadin Riau, Kamis, 24 September 2026. Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-58 Kadin Indonesia.

Melalui sinergi ini, Kadin Riau berupaya membuka akses kerja sama dengan mitra strategis yang dapat memberikan dukungan nyata bagi anggota, pelaku UMKM, dan seluruh dunia usaha di Riau.

Coffee Morning ini menjadi fondasi awal yang kuat sebelum kerja sama dituangkan secara resmi dalam nota kesepahaman mendatang demi ekonomi Riau yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing.* (ae)