Cegah Karhutla, Polsek Pangkalan Kuras Gencarkan Imbauan Announcer “Halo-Halo” ke Masyarakat

PANGKALAN KURAS PELALAWAN RBC — Guna mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polsek Pangkalan Kuras jajaran Polres Pelalawan menggelar aksi pencegahan dini melalui imbauan announcer (“halo-halo”) secara tatap muka kepada masyarakat, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan edukasi dan pencegahan tersebut dimulai pukul 10.10 WIB hingga selesai, berlokasi di sepanjang Jalan Lintas Timur, Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras.
Dipimpin oleh AIPDA Oky Andres bersama dua personel Polsek Pangkalan Kuras lainnya, petugas turun langsung menggunakan pengeras suara (TOA) menyapa para pengandara, pedagang, dan warga sekitar.
Dalam imbauannya, petugas menekankan dua poin utama kepada masyarakat:
Dilarang keras membuka lahan dengan cara membakar.
Dilarang membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area lahan gambut dan bagi warga yang melakukan aktivitas memancing di wilayah Kecamatan Pangkalan Kuras.
Kapolsek Pangkalan Kuras, Kompol Rinaldy Parlindungan, S.H., menegaskan bahwa metode sosialisasi secara langsung dan dialogis melalui announcer ini sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di tingkat tapak.
”Pencegahan Karhutla adalah prioritas utama kami. Melalui kegiatan imbauan langsung atau ‘halo-halo’ ini, kami ingin memastikan pesan-pesan bahaya Karhutla sampai secara utuh kepada warga, terutama yang beraktivitas di sekitar kawasan rawan maupun lahan gambut,” ujar Kompol Rinaldy Parlindungan, S.H.
Lebih lanjut, Kompol Rinaldy mengingatkan masyarakat akan dampak buruk yang ditimbulkan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan, khususnya dari sektor kesehatan dan lingkungan.
”Selain merusak ekosistem, bahaya kabut asap akibat Karhutla sangat merugikan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Pangkalan Kuras untuk tidak sekali-kali membuka lahan dengan cara membakar dan selalu waspada. Sinergi dan kesadaran kita bersamalah yang menjadi kunci utama mencegah Karhutla,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan imbauan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Warga menyambut baik edukasi yang disampaikan dan berkomitmen untuk ikut menjaga wilayah Pangkalan Kuras dari bahaya kebakaran hutan dan lahan. (PlmT)
