PT ADAM DIDUGA M EMBUANG LIMBAH KE SUNGAI SAIL KELURAHAN KULIM KECAMATAN KOTA PEKANBARU

PEKANBARU. RBC –  Ada dugaan PT ADTM ( Arta dermaga titisan mas ) membuang limbah ke sungai sail .

tim riaubangkit .com sudah menulusuri sungai sail itu sepanjang tuju ratus meter sampai kebalakang PKS atas informasih masyarakat yang tidak mau di sebut nama .

di duga sungai sail itu sudah hitam kelat bahkan berbusa bau nya menyengat .apakah PKS sudah mengikuti undang – undang tentang kolamnya ?…..


apakah panjang lebar dan kedalaman kolam sudah sesuai yang di atur undang ?……. kapasitas kolam pertama ini adalah 22,752 yang terdiri dari panjang 158 m.lebar 32 m .

dan kedalaman 5 m.biasanya kolam hanya terisi 90 parsen limbah cair dari kolam satu dialirkan kolam 2,kolam 2 ini merupakan tempat pengembang biakan bakteri mikreorganisme BOD limbah setelah keluar dari kolam anaerob.

kolam ke -2 kapasitas kolam adalah 16.753 yang terdiri panjang 158 m lebar 23 m dan kedalaman 5 m.

kolam 3 kapasitas kolam no : 04 ini adalah 15.642 yang terdiri dari panjang 158 m lebar 22 m .dan kedalaman 5 m.

kolam ke – 4 kapasitas kolam ini adalah 18 .486 yang terdiri dari panjang 158 m lebar 226 m kedalaman 5 m

jadi setiap kolam berbeda kapasitas sampai kolam yang 10 . apakah sudah mengikuti aturan pemerintah PKS ADTM ini ?…..

.Bu lurah kulim Agustina .SKM. di duga sudah kerja sama dengan pihak perusahaan PKS PT ADTM .pernah tim riaubangkit .

mempertanyakan tentang limbah . apakah Bu lurah kulim sudah kuat pembelaan PT ADTM PKS borondolan . bahkan konfirmasi secara tertulis yang di layangkan oleh pihak riau-bangkit.com keperusahan pun tidak ada menghubungi .tentu ada dugaan pihak perusahaan PKS sudah kerja sama dengan Bu lurah kulim .

menurut keterangan Bu lurah kulim Agustina SKM limbah itu belum tentu dari PKS itu dan saya tidak ada dapat bulanan dari PKS itu, bahkan Bu lurah di menyampaikan ke tim media riaubangkit .com manatau tentang limbah .di sini di duga keras Bu lurah Agustina .SKM ini sudah membekap perusahaan.karna nada bahasa Bu lurah ke tim media riau-bangkit.com sudah tidak bagus .kalau sudah jadi orang pasti tau tentang peraturan perusahaan dan pemerintah .sebagai jurnalis harus tau tentang mempertanyakan baik pihak SEWASTA / pemerintahan .

padahal niat tim media memberikan informasih sama Bu lurah .ko harus menunggu masyarakat yang melapor .padahal langsung tim media memberikan informasi.apa pantas begini kerjaan jadi lurah ?….

seharusnya jadi lurah kalau datang informasi dari media langsung di tanggapi turundong ke TKP .kalau begini jadi lurah masyarakat jadi apa . kapan masyarakat bisa tenang lurahnya aja sudah tidak di tanggapi hotang media menyampaikan .

ini sudah jelas kurang kepercayaan masyarakat terhadap Bu lurah .tim media meminta pak walikota Pekanbaru / Gubernur Riau biar di ganti . lurah yang sudah hilang kepercayaan masyarakat se harusnya di ganti .

karna informasih itu sangat penting namaun Bu lurah tidak meng indahkan . jadi lurah itu bukan harus menunggu ada yang melapor .

menurut keterangan warga yang tidak bisa di sebut nama. sebelum ada pabrik itu sungai sail ini bersih masih bisa memancing cari ikan untuk makan .sekarang sudah ada pabrik itu untuk mencari ikan pun di sungai sail tidak bisa lagi .kami sebagai warga kaget pertama itu tentang baunya ternyata limbah . apakah tidak ada tindakan dari dinas yang bersangkutan tentang limbah yang ada di sungai sail ini ?…….

tim media riaubangkit . com Bu lurah kulim di duga kerja sama dengan pihak perusahaan PKS PT ADTM . karna yang di temukan tim riaubangkit .com disungai itu ,sampai dibelakang PKS nampaknya sudah kelat hitamnya dan bau .

tim media riaubangkit .com meminta pak kapolri / pak Kapolda Riau dan pak kajati riau meminta PKS yang sudah merusak sungai atau meresahkan warga sekaligus yang di duga membekap tolong di tindak tegas. karna sungainya sudah mengitam airnya dan berbusa .

sungai awal mulanya bersih sekarang sudah berbusa dan menghitam seharusnya jadi lurah harus membela masyarakat bukan membela perusahaan . kalau begini pecabat sebagai lurah apakah pantas membela perusahaan ?……. seharusnya lurah itu membelah masyarakat bukan mencari ke untungan peribadi .

Bu lurah ini di duga mengutamakan kepentingan pribadi dari pada masyarakat makanya tim media riaubangkit .com meminta yang berwajib biar di tidak tegas bagi membela perusahaan yang sudah membuang limbah ke sungai .

PENULIS : EDISON AMRAN DONI SILALAIH .WARTAWAN RIAUBANGKIT KOTA PEKANBARU.