Gelar Dialog Interaktif, Polres Pelalawan Bersama HMPI, Kejaksaan, dan DPRD Komitmen Kawal Pemerintahan Bersih
Pelalawan RBC – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Pelalawan sukses menyelenggarakan dialog interaktif bersama unsur Forkopimda dan DPRD setempat. Kegiatan ini menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai agen kontrol dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Mengangkat Tema Krusial KKN
Dialog yang bertajuk “Peran Mahasiswa dan Masyarakat dalam Mengawal Pemerintahan yang Bersih, Transparan, dan Bebas KKN di Pemerintahan Kab. Pelalawan” ini dilaksanakan pada Senin, 01 Desember 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di Kedai Kopi Yong Bengkalis.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di Pelalawan, antara lain:
SISWANTO, AS, S.H., M.H, (Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Pelalawan)
BAHARUDIN, S.H., M.H, (Wakil Ketua I DPRD Kab. Pelalawan)
KOMPOL ASEP RAHMAT, S.H., S.I.K, M.M, (Wakapolres Pelalawan)
Turut hadir pula Kabag Ops Polres Pelalawan AKP YULHAIRI, S.H., M.H, KBO Sat Intelkam Polres Pelalawan IPTU INDRA JAYA, S.H, serta Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru GIVO VRABORA, S.Kom, dan Ketua Umum HMI Komisariat Kab. Pelalawan MELDIANTO. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 mahasiswa/mahasiswi Pelalawan.
Penegasan Komitmen Mahasiswa
MELDIANTO, Ketua Umum HMI Komisariat Kab. Pelalawan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh narasumber dan peserta yang hadir. Ia menegaskan kembali peran HMI dalam mengawal pemerintahan.
”Kami selaku mahasiswa sebagai agen kontrol akan berkomitmen menjaga dan mengawal pemerintahan Kabupaten Pelalawan agar bebas dari KKN,” tegas Meldianto dalam sambutannya.
Dukungan dari Tiga Pilar Lembaga
Para narasumber dari lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif (dalam hal ini kepolisian dan kejaksaan) memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif HMI.
BAHARUDIN, S.H., M.H, Wakil Ketua I DPRD Kab. Pelalawan, menyatakan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung agenda pengawasan yang dilakukan oleh mahasiswa.
”Peran mahasiswa dan masyarakat sangat krusial dalam mengawal pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas KKN. Kami (pemerintah) akan mensuport peran pengawasan adik-adik mahasiswa,” ujarnya.
Dari sisi penegakan hukum, SISWANTO, AS, S.H., M.H, Kepala Kejaksaan Negeri, menekankan pentingnya pembentukan karakter antikorupsi sejak dini. Ia berharap mahasiswa yang terdidik secara antikorupsi dapat berperilaku jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
Senada dengan hal itu, KOMPOL ASEP RAHMAT, S.H., S.I.K, M.M, Wakapolres Pelalawan, menyoroti peran strategis mahasiswa sebagai jembatan aspirasi masyarakat.
”Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai penyambung lidah masyarakat, menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dengan pembuat kebijakan yang terbebas dari KKN. Saya yakin dan percaya adik-adik mahasiswa memiliki integritas yang sangat baik,” pungkas Wakapolres.
Kegiatan dialog yang berlangsung hangat dan interaktif ini ditutup sekira pukul 12.30 WIB dengan penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama, dengan situasi yang berjalan aman dan kondusif. (PlmT)

