Pengamanan Aksi Unjuk Rasa AMMP di DPRD Pelalawan Berlangsung Kondusif

​Pelalawan RBC,  Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan melaksanakan pengamanan ketat terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan pada hari Kamis, 04 Desember 2025.

​Aksi yang diikuti oleh sekitar 100 orang massa ini berfokus pada tiga tuntutan utama, yaitu: penolakan relokasi, permintaan dokumen dan data terkait TNTN (Taman Nasional Tesso Nilo, diasumsikan dari konteks), serta harapan agar pemerintah daerah dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat.

​Kegiatan pengamanan berjalan lancar dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pelalawan, AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K. Turut hadir dalam pengamanan dan mediasi, sejumlah pejabat penting dari instansi terkait, di antaranya:

​Wakapolres Pelalawan: KOMPOL ASEP RAHMAT, S.H., S.I.K., M.M.

​Kabag Ops Polres Pelalawan: AKP H. YULHAIRI, S.H., M.H.

​Kasat Intelkam Polres Pelalawan: IPTU IRMANSYAH, S.H.

​Dandim 0313/KPR: LETKOL CZI SATRIADY PRABOWO, S.I.P.

​Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan: SISWANTO AS, S.H., M.H.

​Aksi ini juga mendapat respons langsung dari pihak legislatif dan eksekutif.

​Wakil Ketua I DPRD Kab. Pelalawan, Sdr. BAHARUDIN, S.H., M.H, didampingi Anggota DPRD lainnya (Sdr. ABDUL NASIB, S.E., Sdr. SANIMAN, Sdr. EFRIZON, Sdr. H. ZAKRI), menemui massa aksi. Sdr. Baharudin meminta massa untuk bersikap tenang dan meyakini bahwa permasalahan yang disampaikan akan diselesaikan secara tuntas.

​Sementara itu, Bupati Pelalawan, Sdr. H. ZUKRI, S.M., M.M, menyatakan komitmen Pemerintah Daerah untuk memberikan kepastian rasa aman dan kehidupan yang baik kepada warga. “Pemerintah daerah akan segera membahas poin-poin tuntutan yang disampaikan oleh AMMP,” ujar Bupati.

​Kapolres Pelalawan, AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K, menekankan kesiapan pihaknya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

​Pertemuan mediasi antara perwakilan Pemerintah Daerah dan perwakilan AMMP (dikoordinatori oleh Sdr. WANDRI SAPUTRA SIMBOLON dan Sdr. DAVID JERRY SITINJAK selaku Korlap) telah dilaksanakan.

​Namun, Sdr. WANDRI SAPUTRA SIMBOLON menyatakan bahwa hasil mediasi tersebut belum memenuhi ekspektasi dan harapan massa aksi.

​”Karena hasilnya belum sesuai harapan, massa aksi akan tetap bertahan di titik kumpul aksi sampai tuntutan kami dapat dipenuhi,” tegas Sdr. Wandri.

​Kapolres Pelalawan, Bupati, dan Wakil Ketua I DPRD kemudian menjumpai massa aksi untuk melakukan negosiasi lanjutan dan memberikan imbauan Kamtibmas agar massa dapat kembali ke kediaman masing-masing dan membubarkan diri dengan tertib.

​Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Kantor DPRD Kabupaten Pelalawan masih dalam keadaan kondusif. Pihak Satuan Intelijen Keamanan (Sat Intelkam) Polres Pelalawan terus melakukan penggalangan terhadap penanggung jawab aksi guna mengupayakan pembubaran massa secara tertib. (PlmT)