​Wujudkan Akses Layak, Polsek Ukui Bangun Jembatan Presisi Polri di Jalan Sinduan

​PELALAWAN RBC – Kepolisian Sektor (Polsek) Ukui menunjukkan aksi nyata dalam mendukung produktivitas masyarakat melalui pembangunan infrastruktur. Ditandai dengan ritual doa bersama pada Kamis pagi (16/4/2026), Polsek Ukui resmi memulai pengerjaan Jembatan Presisi Polri yang terletak di Jalan Sinduan, Kelurahan Ukui Satu, Kecamatan Ukui.

​Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran Upika Kecamatan Ukui, di antaranya Camat Ukui Joko Hadi SZ, S.K.M., Kapolsek Ukui AKP Ardi Surya Kusuma, S.T.K., S.I.K., beserta jajaran Kanit Polsek Ukui dan 10 personel BKO Brimob Polres Pelalawan. Hadir pula tokoh agama Ustad Heri, perangkat RT/RW, serta tokoh masyarakat setempat.

Kapolsek Ukui, AKP Ardi Surya Kusuma, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk respons cepat Polri terhadap keluhan masyarakat mengenai akses jalan yang tidak memadai.

​”Jembatan ini adalah urat nadi aktivitas warga. Kondisinya yang sempit dan hanya beralaskan batang kelapa sangat berisiko. Melalui Jembatan Presisi Polri ini, kami ingin membuktikan bahwa Polri hadir tidak hanya untuk kamtibmas, tapi juga menjadi motor pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat,” ujar AKP Ardi.

Jembatan yang terletak pada koordinat 0.108352^\circ Long 102.130874^\circ ini sebelumnya memiliki dimensi panjang 4 meter dengan lebar hanya 2,5 meter. Konstruksi lama yang menggunakan batang kelapa dinilai rawan untuk dilewati kendaraan harian.

​Pengerjaan hari pertama meliputi:

​Normalisasi Pondasi: Penggalian tanah untuk meratakan pondasi lama yang tidak stabil.

​Pelebaran Struktur: Perbaikan dan penambahan pondasi guna memperlebar badan jembatan.

​Keamanan: Pembuatan pagar pengaman jembatan serta penguatan papan lantai jembatan.

Darlis, selaku Ketua Forum RT 026 sekaligus perwakilan warga, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Polsek Ukui. Menurutnya, perbaikan ini sudah lama dinantikan karena mobilitas ekonomi warga sangat bergantung pada jalur tersebut.

​Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol keberkahan dan makan bersama antara personel Polri dan warga. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif hingga pukul 10.00 WIB, dengan pengerjaan fisik yang langsung dikebut agar jembatan dapat segera digunakan secara optimal.(PlmT)