Cegah Karhutla dan Dampak Asap, Polsek Pangkalan Kuras Gelar Imbauan Mobiling ‘Halo-Halo’ ke Warga

PANGKALAN KURAS, PELALAWAN RBC– Guna mengantisipasi meluasnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta menekan dampak kabut asap di wilayah Kabupaten Pelalawan, Polsek Pangkalan Kuras memperketat langkah pencegahan dengan menggelar imbauan langsung secara mobiling (halo-halo) menggunakan TOA pengeras suara kepada masyarakat, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan sosialisasi keliling tersebut dimulai sekitar pukul 10.10 WIB dan dipusatkan di wilayah Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Aksi edukasi lapangan ini dilaksanakan oleh dua personel Polsek Pangkalan Kuras, yakni Aiptu Mawardi dan Aipda Ilham.
Sambil menyusuri pemukiman warga dan titik-titik aktivitas masyarakat, petugas secara persuasif menyampaikan beberapa poin imbauan krusial. Warga diingatkan secara tegas untuk tidak membuka atau membersihkan lahan pertanian dengan cara dibakar. Selain itu, masyarakat—khususnya pemancing atau warga yang beraktivitas di sekitar lahan gambut—diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan karena kondisi vegetasi yang sangat mudah terbakar.
Mengingat kondisi udara yang terdampak paparan asap, petugas juga mengajak seluruh warga untuk selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah demi menjaga kesehatan saluran pernapasan.
Kapolsek Pangkalan Kuras, Kompol Rinaldi Parlindungan, S.H., menegaskan bahwa metode penyampaian imbauan secara langsung menggunakan pengeras suara (halo-halo) ini merupakan langkah responsif dan tepat sasaran agar pesan pencegahan Karhutla dapat didengar langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.
”Melalui kegiatan announcer keliling ini, kami ingin memastikan pesan pencegahan Karhutla sampai ke telinga warga secara langsung dan jelas. Kami mengingatkan dengan tegas agar tidak ada lagi yang membuka lahan dengan cara membakar, serta mengimbau para pemancing maupun warga di areal lahan gambut untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan,” ujar Kompol Rinaldi Parlindungan, S.H.
”Di tengah kondisi asap pasca-karhutla saat ini, kami juga mengimbau warga untuk selalu menggunakan masker demi menjaga kesehatan diri dan keluarga. Pencegahan Karhutla adalah tugas kita bersama, dan kami tidak akan segan menindak tegas siapa saja yang sengaja membakar hutan dan lahan,” pukasnya.
Kegiatan imbauan mobiling berjalan aman, lancar, dan mendapat respon positif dari masyarakat Kelurahan Sorek Satu yang mendengarkan imbauan petugas di lapangan. (PlmT)
