Dinas Kesehatan Kuansing Targetkan Angka Stunting Bisa Turun 3 Persen di 2026
KuantanSingingi, RBC- Kabupaten Kuansing terus berupaya menurunkan angka stunting yang masih di angka 5,4 persen. Pada tahun 2026 ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kuansing menargetkan angka stunting bisa turun ke angka 3 persen dari jumlah penduduk Kuansing.
“Mudah-mudahan angkastunting Kabupaten Kuansing di akhir tahun 2026 bisa turun menjadi 3 persen,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Kuansing, Aswandi SKM, Kamis (04/06/2026)
Dijelaskan Aswandi, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK), jumlah balita stunting Kuansing sampai Juni tahun 2026 di angka 5,4 persen atau 1.450 orang balita dari jumlah target 26.704 balita.
Angka ini berdasarkan hasil penimbangan di posyandu setiap kecamatan yang ada. Untuk menurunkan angkapertumbuhan terhambat , akan dilakukan rencana aksi tahun 2026.
Misalnya, meningkatkan kapasitas petugas kesehatan dan kader kesehatan serta orang tua dalam PMBA (pemberian makanan bagi anak). Melakukan penjaringan kasus balita stunting dan balita bermasalah gizi, melakukan analisa masalah serta memperkuat referensi. Melakukan pendampingan rujukan ke puskesmas/RSUD.
Memperkuat tatalaksana gizi buruk dan stunting dengan pemberian nutrisi yang tepat serta susu pertumbuhan sesuai sarandokter spesialis anak. Pendampingan balita gizi buruk dan stunting selama masa pengobatan. Kerja sama lintas program dan lintas sektor dengan OPD terkait Dinsos, Dinas Perikanan, Dinas Tanaman Pangan, Bappeda, Dinas Pendidikan, Baznas dan lainnya.
Peningkatan capaian ODF tingkat Kabupaten, perbaikan sanitasi, kelas ibu hamil dan kelas ibu balita. Termasuk memaksimalkan bapak asuh dari OPD yang ada di lingkungan Pemkab Kuansing.
“Nah kemarin sudah ada aksi asuh BKPP Kuansing terhadap anak stunting . Mudah-mudahan bisa menjadi motivasi bagi OPD lainnya,” tutup Kepala Dinas Kesehatan Kuansing Aswandi. (**)
Editor:Bs007
