Dukung Kemandirian Warga Binaan, Lapas Bengkalis Gandeng Koperasi Merah Putih Pasarkan Produk Hasil Karya Warga Binaan

BENGKALIS, RBC – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis resmi menjalin kerja sama strategis dengan Koperasi Merah Putih Desa Senggoro dalam upaya memperluas jangkauan pemasaran produk hasil karya warga binaan pada Selasa (14/04). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini dilakukan langsung oleh Kalapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, bersama Ketua Koperasi Merah Putih, Affan Zahidi, bertempat di Aula Lapas Bengkalis guna memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga binaan sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi Lapas Bengkalis dalam mentransformasi hasil pembinaan kemandirian menjadi produk yang memiliki daya saing di pasar luas. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Koperasi Merah Putih Desa Senggoro akan berperan sebagai mitra utama dalam memfasilitasi pemasaran dan membangun jaringan distribusi produk karya warga binaan melalui ekosistem koperasi.

Kalapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa melalui kolaborasi ini, warga binaan tidak hanya dilatih untuk berproduksi, tetapi juga belajar memahami mekanisme pasar. Hal ini diharapkan dapat memotivasi mereka untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk-produk berkualitas tinggi. “Dengan ada nya kerja sama ini, saya berharap kegiatan ini sebagai awal untuk menunjang Lapas Kelas IIA Bengkalis dalam rangka memberikan penguatan bimbingan warga binaan” ujar Priyo.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Koperasi Merah Putih Desa Senggoro, Affan Zahidi, berkomitmen untuk membantu mengembangkan strategi pemasaran yang efektif guna meningkatkan penjualan. Perjanjian kerja sama ini direncanakan akan berlaku selama 3 (tiga) tahun ke depan dan menjadi landasan profesionalisme kedua belah pihak dalam mendukung kedaulatan ekonomi masyarakat.

 

 

Dengan adanya sinergi ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis kembali membuktikan dedikasinya dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan yang berorientasi pada kemanfaatan ekonomi dan kemandirian warga binaan.* (ae-rls)