Gagalkan Pembalakan Liar, Polres Pelalawan Amankan 10 Kubik Kayu Olahan di Dermaga Tasik Kerumutan

Pelalawan RBC– Komitmen Polres Pelalawan dalam memberantas praktik pembalakan liar (illegal logging) kembali membuahkan hasil. Satreskrim Polres Pelalawan melalui Unit Tipidter yang bersinergi dengan Polsek Kerumutan berhasil mengamankan sekitar 10 kubik kayu olahan yang diduga kuat merupakan hasil penebangan liar dari dalam kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan.
Operasi penindakan ini dilakukan pada Kamis (16/7/2026) malam sekira pukul 21.00 WIB, bertempat di Dermaga Tasik, Dusun Pematang Tengah, Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.
Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Pelalawan, AKP Thomas B. Siahaan, S.Sos., menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh dan tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku perusakan hutan.
”Penemuan kayu olahan ini diduga kuat berasal dari kawasan SM Kerumutan. Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Pelalawan untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pemilik modal maupun jaringan di balik kegiatan ilegal ini. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku illegal logging. Mari bersama-sama menjaga kelestarian hutan kita,” tegas AKP Thomas.
Pengungkapan ini bermula dari adanya laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan dan tumpukan kayu yang diduga berasal dari kawasan hutan lindung. Merespons informasi tersebut, Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Bayu Ramadhan Effendi, S.T.K., S.I.K., M.H., langsung menginstruksikan Kanit Tipidter, Iptu Asbon Mairizal, S.Psi., M.H., beserta anggota untuk bergerak ke lokasi. Tim di lapangan juga diperkuat oleh personel Polsek Kerumutan yang dipimpin oleh Ipda Dedi Marta Sukma, S.H., dan Aipda Raja Kamarunjaman, S.H.
Setibanya di Dermaga Tasik, petugas menemukan tumpukan kayu olahan siap angkut dengan volume diperkirakan mencapai 10 kubik. Petugas sempat melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai dan area sekitar untuk memburu para pelaku. Namun, diduga informasi operasi telah bocor, sehingga tidak ditemukan satu pun pekerja di lokasi kejadian.
Seluruh barang bukti kini telah dievakuasi ke Mapolres Pelalawan sebagai bahan penyidikan dan pengembangan kasus. Polisi juga memastikan bahwa upaya perburuan terhadap para pelaku di lapangan masih terus berjalan.
Operasi pengamanan tersebut berlangsung secara aman, tertib, dan terkendali. Ke depan, Polres Pelalawan dipastikan akan memperketat patroli di titik-titik rawan pembalakan liar serta memperkuat sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat demi menjaga kawasan konservasi tetap lestari. (PlmT)
