Gebrakan Baru UMKM Acara MTQ Riau Pemda Kuansing Siapkan Go Digital-Eks Terminal Teluk Kuantan Di Sediakan Untuk Pedagang
KUANTANSINGINGI, RBC – Saat Ini Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-44 yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026 mendatang.
Salah satu fokus utama yang tengah dikebut adalah penataan kawasan stand pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan dipusatkan di area eks Terminal Teluk Kuantan, tepat di depan Polsek Kuantan Tengah.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertata, nyaman, dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat selama berlangsungnya perhelatan akbar keagamaan tingkat Provinsi Riau tersebut.
Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Suhardiman Amby melalui Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM dan Perindustrian (Kopdagrin) Kuansing, Masnur Judin, mengatakan bahwa lokasi eks terminal dipilih karena dinilai strategis dan mampu menampung aktivitas perdagangan UMKM dalam jumlah besar.
Namun demikian, penataan kawasan tersebut masih menunggu proses finising pembangunan astaka yang masih berlangsung di lokasi.
“Saat ini kita masih menunggu proses finising astaka MTQ yang akan dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kuansing. Setelah itu baru Dinas Kopdagrin melakukan penataan dan pengaturan lokasi bagi para pedagang UMKM yang akan berpartisipasi selama MTQ berlangsung,” ujar Masnur Judin kepada Media Riau bangkit.com di Teluk Kuantan, Rabu (10/06/2026.
Menurutnya, kehadiran stand UMKM tidak hanya menjadi pelengkap kemeriahan MTQ, tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan dan memasarkan produk unggulan daerah kepada ribuan pengunjung yang diperkirakan memadati Kota Teluk Kuantan selama pelaksanaan MTQ.
Yang Lebih menarik lagi, Pemkab Kuansing juga menyiapkan konsep transaksi modern berbasis digital melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di seluruh stand UMKM yang terlibat.
Inovasi tersebut diyakini mampu mempercepat transaksi, meningkatkan keamanan pembayaran, sekaligus mendukung program digitalisasi ekonomi daerah.
“Kami ingin para pedagang UMKM tidak hanya mendapatkan tempat berjualan yang layak, tetapi juga mampu beradaptasi dengan sistem transaksi digital. Dengan QRIS, proses jual beli akan lebih cepat, praktis, aman, dan memudahkan pengunjung saat berbelanja,” jelas Masnur Judin.
Dalam mewujudkan hal ini, Dinas Kopdagrin Kuansing akan menggandeng sejumlah lembaga perbankan, terutama Bank Riau Kepri (BRK) Syariah, guna memberikan dukungan layanan transaksi non-tunai bagi para pelaku UMKM.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem perdagangan modern selama pelaksanaan MTQ Riau ke-44 sekaligus menjadi momentum percepatan transformasi digital bagi pelaku usaha lokal di Kabupaten Kuantan Singingi.
“Kita akan berkolaborasi dengan pihak perbankan, khususnya BRK Syariah, agar seluruh transaksi dapat berjalan lancar. Tujuannya tentu untuk mempermudah pedagang maupun pengunjung dalam melakukan transaksi selama MTQ berlangsung,” tutupnya.
Konsep penataan yang lebih rapi dan dukungan sistem pembayaran digital, kawasan UMKM MTQ Riau ke-44 di Kuansing diproyeksikan menjadi salah satu pusat keramaian yang tidak hanya menggerakkan roda ekonomi masyarakat, tetapi juga menunjukkan kesiapan Kuansing sebagai tuan rumah yang modern, tertib, dan ramah bagi seluruh peserta maupun tamu dan pedagang yang datang dari berbagai Penjuru di Riau.
Editor:Bs007
