‎Kapolresta Pekanbaru Tinjau Dua Embung Strategis, Pastikan Kesiapan Hadapi Ancaman Karhutla di Musim Kemarau

‎PEKANBARU, RBC– Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol. Muharman Arta, S.I.K., M.H. melaksanakan pengecekan langsung terhadap dua embung yang berada di wilayah Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Tenayan Raya, Selasa (4/8/2026).

‎Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Polresta Pekanbaru untuk memastikan kesiapan sarana pendukung penanggulangan Karhutla, khususnya ketersediaan sumber air yang dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu dalam proses pemadaman kebakaran.

‎Pengecekan pertama dilakukan di Embung Payung Sekaki yang berlokasi di Jalan Tuanku Tambusai Ujung, Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki. Dalam kegiatan tersebut Kapolresta didampingi Kabag Ops Polresta Pekanbaru Kompol Tri Budiyanto, S.H., S.I.K., Kasat Samapta AKP Ade Santoso, S.H., Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin L. Gaol, S.H., M.M., perwakilan BPBD Kota Pekanbaru serta personel Polsek Payung Sekaki.

‎Hasil pengecekan menunjukkan embung seluas sekitar 2.000 meter persegi dengan kedalaman tiga meter tersebut berada dalam kondisi baik. Debit air dinilai mencukupi sebagai sumber pasokan air untuk penanganan Karhutla, sementara akses menuju lokasi juga dapat dilalui kendaraan operasional pemadam kebakaran. Kapolresta juga menginstruksikan agar dilakukan perawatan dan pemantauan secara berkala sehingga fungsi embung tetap optimal.

‎Selanjutnya, Kapolresta Pekanbaru melanjutkan pengecekan ke embung atau kanal yang berada di area PT Budi Tani, Jalan Badak Ujung, Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni, S.H., M.H., Kabag Ops Polresta Pekanbaru, Kasat Samapta, KBO Samapta, unsur pemerintah kelurahan, pihak manajemen PT Budi Tani, serta personel Polsek Kulim.

‎Di lokasi tersebut, Kapolresta memastikan kondisi embung berukuran sekitar 80 x 30 meter dengan kedalaman tiga meter yang memanfaatkan pasokan air alami sebagai cadangan untuk penanggulangan kebakaran lahan dan hutan.

‎Keberadaan embung ini dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pemadaman dini apabila terjadi Karhutla di wilayah Tenayan Raya dan sekitarnya.

‎Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol. Muharman Arta menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur pendukung seperti embung menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi musim kemarau dan potensi Karhutla. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, BPBD, pihak swasta, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif.

‎Melalui pengecekan langsung tersebut, Polresta Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah-langkah preventif guna meminimalisasi risiko kebakaran hutan dan lahan, sekaligus memastikan seluruh sarana pendukung dalam kondisi siap digunakan demi melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan di Kota Pekanbaru.***