KUTIPAN SERUKAN PENUTUPAN PT TPL EPORUS HKBP ADA APA?

Oleh ; Pdt. Dr. Viktor Tinambunan,MST

 

Pimpinan besar Huria Kristen Batak Prorestan serukan penutupan TPL, pada seruan Eporus HKBP tersebut bukan tanpa alasan

 

Setidaknya ada 7 alasan besar seruan Eporus tersebut sebagaimana beredar di media sosail seperti platfom tiktok oleh pemilik akun Wajah Sumut diantaranya:

 

1. Masyarakat batak tidak mengenal secara langsung pemilik TPL hal itu menurut Eporus sebuah ironis kehidupan dimana seseorang yang telah mengambil keuntungan besar dari tanah batak tapi pimpinanya (TPL) tidak memliki relasi sosial dengan sekitar,

 

2. PT.TPL telah mengambil keuntungan besar dari sumber daya alam daerah batak tapi tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat setempat hanya sebagian kecil yang mendapat keuntungan dari berdirinya TPL;

 

3. Rusaknya alam, keseimbangan ekosistum, banjir, bencana alam, pencemaran air tanah dan udara, banyaknya korban jiwa, hilangnya lahan pertanian produktif, rusaknya relasi sosial antara masyarakat dengan masyarakat lainya;

 

4. Seruan penutupan TPL bukan merupakan emosional melainkan langkah frenfentif untuk menghidari krisis yang lebih parah dimasa depan;

 

5. Meminta kepada TPL agar karyawan yang terdampak akibat penutupan TPL, agar TPL memberikan hak hak normatif secara utuh termasuk konfensasi pesongon yang layak secara proforsional dan bila memungkinkan agar memberikan dalam bentuk modal usaha;

 

6. Seruan penutupan TPL ini merupakan kerinduan banyak pihak termasuk pimpinan gereja lainya, pimpinan persekutuan gereja yang ada di Jakarta, Masyarakat, kampus dan LSM;

 

7. Eporus HKBP mendoakan pimpinan TPL agar kiranya segera memperoleh bisni dengan model lain dan salam dari masyarakat batak untuk TPL.