Laga Sengit di Final Nasional Open Bliard PWI dan Piala Wakil Ketua DPRD Pekanbaru 2026, Paul Hendri Jadi Juara

PEKANBARU, RBC — Partai final Nasional Open Biliar PWI Kota Pekanbaru 2026 Piala Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru T Azwendi Fajri SE MM, berlangsung sengit dan menarik. Pertandingan mempertemukan Endang, pebiliar asal Batam, dengan Paul Hendri dari Padang Panjang, Minggu (13/9/2026) di Golden Break, Pekanbaru.

‎Sejak awal pertandingan, kedua pebiliar tampil kompetitif. Adu strategi, ketepatan pukulan, serta ketenangan dalam memanfaatkan setiap peluang membuat jalannya laga berlangsung ketat.

‎Pertandingan semakin menarik ketika kedua pemain saling mengejar poin. Endang yang sempat unggul terus mendapatkan perlawanan dari Paul Hendri, terutama pada momen-momen penting pertandingan.

‎Setelah melalui persaingan ketat hingga akhir laga, Paul Hendri dari Padang Panjang akhirnya keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Endang dari Batam dengan skor tipis 7-6.

‎Kemenangan tersebut mengantarkan Paul Hendri menjadi juara pada partai final Nasional Open Biliar PWI Kota Pekanbaru 2026.

‎Ketua PWI Kota Pekanbaru  Andre Zaki menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti turnamen dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kompetisi.

‎Menurutnya, ajang Nasional Open Biliar PWI Kota Pekanbaru tidak hanya menjadi wadah untuk mempertemukan para pebiliar dari berbagai daerah, tetapi juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan olahraga biliar di Kota Pekanbaru.

“Yang terpenting dari pertandingan ini adalah semangat sportivitas dan kebersamaan. Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah memberikan penampilan terbaik. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan ruang melepaskan hobi dan menjadi ajang silaturrahmi antara para wartawan di Indonesia, Ujar Zaki

‎Pertandingan final tersebut sekaligus menjadi salah satu laga yang menarik perhatian dalam perhelatan Nasional Open Biliar PWI Kota Pekanbaru 2026. Kehadiran peserta dari berbagai daerah turut menunjukkan antusiasme dan perkembangan olahraga biliar di tingkat nasional.

‎Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarpemain dan insan olahraga dari berbagai daerah melalui semangat sportivitas.(R-04)