PULUHAN MASA MELAKUKAN AKSI DI MAKO POLRES ROHUL , MEMINTA DUGAAN PUNGLI DI BERANTAS

Puluhan mahasiswa yang mengatas namakan dari aliansi mahasiswa Rokan Hulu menggelar aksi pada hari kamis 26 Juni 2025 dini hari jam 14 : 00 wib, terkait dugaan pungli di PT.GSI yang sampai saat ini tidak ada tindak lanjutnya

Informasi yang di dapat dari masyarakat sudah banyak laporan ataupun keluhan tapi tidak ada tindak lanjut dari pihak kepolisian,atas dari itu sejumlah mahasiswa yg tergabung dalam aliansi mahasiswa Rokan Hulu meminta kepada kepolisian supaya tidak tembang pilih dalam menjalankan tugas,setiap orang yang melakukan tindakan hukum harus di proses sesuai dengan UU yang berlaku.
Dan mereka juga kawatir apabila ini tidak ada ditindaklanjut ini akan terulang kembali.
“Kami berharap pihak penegak hukum supaya tidak tembang pilih dalam menjalankan tugasnya, apalagi ini berkaitan dengan masyarakat.(Kata seorang masyarakat yg tidak mau disebutkan namanya)
Beberapa masyarakat bercerita apabila melewati plang harus bayar dulu,itu sangat membebani masyarakat dan itu juga sudah merupakan pungli ataupun pungutan liar yang di larang oleh UU kita apalagi plang yg di buat ini tempat di jln lintas (jln provinsi),di tambah informasi yang di dapat banyak pihak yang terlibat dalam pungli tersebut(pungutan liar) besar harapan supaya pihak kepolisian Rokan Hulu supaya menindaklanjuti, apalagi laporan sudah ada yang masuk, di tambah juga dengan tuntutan aksi pada hari ini,besar harapan supaya ini benar-benar di tindak lanjuti.ujar Riski selalu korlap.

Oleh dari itu apabila tindak di tindak lanjut juga makan kami lanjut, Aliansi mahasiswa Rokan Hulu(AMR) akan melakukan aksi kembali di Kapolres Rokan Hulu,meminta supaya ini benar-benar di tindak lanjut sebagai mana mestinya. Tutup Riski selalu korlap
“Dan informasi yang kami dapatkan inisial (Z),selaku kepala desa Sontang,di tunjuk langsung oleh PT. GSI sebagai penanggung jawab dan pak (Z) yang mencari pihak ketiganya dan setelah kami pelajari lebih lanjut, Mapolres rohul harus segera bertindak,ada 4 elemen yang harus di periksa karna kami menduga mereka yang berperan penting pada dugaan kasus ini,yaitu pihak PT. GSI,Kepala Desa Kasang Padang(M), Saudara(IWH) alias Indra Lubis sebagai pihak ketiga dan juga Kepala Desa Sontang (Z) alias yang kami duga memiliki peran terpenting dalam dugaan kasus ini “( kata Riski selalu korlap)