Respon Cepat,Tim Kementerian PUPR dan Kemenkeu Tindaklanjuti Instruksi Wapres di Tepian Narosa
KUANSING- RBC – Rupanya Tidak Berlama lama Tim lintas kementerian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi turun langsung ke Teluk Kuantan, Jumat (22/8/2025).
Kehadiran mereka merupakan tindak lanjut atas instruksi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, usai menyaksikan helat Pacu Jalur di Tepian Narosa.
Perwakilan Kepala Dinas PUPR Kuansing, Ade Fahrer Arif melalui Sekretaris PUPR, Toni, menegaskan bahwa kehadiran tim pusat tersebut bukan sekadar kunjungan biasa.
“Benar, saat ini kami mendampingi tim dari Kementerian PUPR Jakarta bersama Kepala Balai PU Pekanbaru, serta perwakilan dari Kementerian Keuangan RI. Saya juga bersama Pak Andi Cahyadi, Staf Khusus Bupati Kuansing bidang infrastruktur,” jelas Toni.
Ia menambahkan, seluruh kondisi arena Pacu Jalur Tepian Narosa telah diperlihatkan langsung kepada tim sesuai proposal yang diajukan Pemkab Kuansing melalui Wapres.
“Berdasarkan informasi, kedatangan mereka adalah instruksi langsung dari Pak Wapres. Artinya, perhatian pusat benar-benar nyata,” ujarnya.
Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat yang diambil pemerintah pusat melalui tim kementerian. “Alhamdulillah, hanya berselang sehari setelah kunjungan Wapres, tim kementerian langsung turun. Ini gerak cepat yang sangat kita hargai,” ungkap Bupati.
Menurutnya, kehadiran tim teknis di lapangan menandakan bahwa rencana pembangunan arena Pacu Jalur bukan lagi wacana, melainkan proses yang sudah masuk tahap awal pelaksanaan.
“InsyaAllah segera dieksekusi, dan wajah Kota Teluk Kuantan bisa berubah. Arena Pacu Jalur akan benar-benar representatif sebagai ikon budaya nasional,” tambahnya.
Kedatangan tim dari Kementerian PUPR dan Kemenkeu ke Tepian Narosa menjadi simbol nyata perhatian pemerintah pusat terhadap Kuantan Singingi. Mereka tidak sekadar meninjau, tetapi memastikan detail kebutuhan teknis sesuai dengan aspirasi masyarakat.
Tim lintas kementerian ini bekerja cepat, mendengarkan masukan daerah, serta memverifikasi data di lapangan. Dengan pendampingan dari Dinas PUPR Kuansing, mereka bergerak untuk mempercepat realisasi pembangunan arena Pacu Jalur.
Langkah ini menumbuhkan optimisme baru: bahwa tradisi pacu jalur, warisan budaya sejak abad ke-17, akan memiliki arena megah yang layak menyandang status event wisata nasional. Harapan masyarakat kini bertumpu pada kerja konkret tim kementerian yang telah hadir di bumi jalur ini.
(Bs007)
