Tokoh Adat Datuk Engku Raja Lela Putra Dukung Polri Tetap di Bawah Komando Presiden RI

​PELALAWAN RBC (2 Februari 2026) – Tokoh Adat Melayu, Datuk Engku Raja Lela Putra, menyatakan dukungan penuh terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk tetap berada langsung di bawah naungan Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, struktur ini merupakan amanat konstitusi yang krusial untuk menjaga independensi kepolisian.

​Datuk Engku Raja Lela Putra menilai, kedudukan Polri di bawah Presiden adalah pilar utama dalam memperkuat fungsi kepolisian sebagai alat negara. Hal ini menjamin Polri dapat menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta penegakan hukum secara profesional tanpa intervensi.

​“Sebagai tokoh adat, saya memandang posisi Polri di bawah Presiden RI sangat ideal agar institusi ini dapat bekerja secara optimal, profesional, dan steril dari kepentingan politik praktis maupun golongan tertentu,” tegas Datuk Engku Raja Lela Putra dalam keterangannya, Senin (2/2).

​Ia menambahkan bahwa struktur organisasi yang ada saat ini sudah sejalan dengan semangat reformasi dan prinsip negara hukum. Peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas nasional, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan lebih solid jika komandonya bersifat langsung ke kepala negara.

​Lebih lanjut, Datuk Engku Raja Lela Putra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dan tidak mudah terprovokasi oleh wacana yang berpotensi melemahkan marwah Polri.

​“Polri adalah milik rakyat yang bekerja demi kepentingan bangsa dan negara. Sudah sepatutnya kita mendukung Polri agar semakin Presisi, humanis, dan berintegritas di bawah kepemimpinan Presiden RI,” tambahnya.

​Menutup pernyataannya, ia berharap sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, khususnya pemangku adat, terus terjalin erat demi mewujudkan keamanan dan kedamaian yang berkelanjutan di seluruh penjuru tanah air. (PlmT)