Tolak di Relokasi dari TNTN, Ribuan Massa Demo Kantor Gubernur Riau, Tuntut Kejelasan

PEKANBARU,RBC – Ribuan massa dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) melakukan unjuk rasa di kantor Gubernur Riau pada Senin (21/7/2025), menolak direlokasi dari hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan. Massa datang menggunakan truk terbuka dan memarkir kendaraan di Jalan Cut Nyak Dien.

Dikutip dari berbagai sumber, Aksi unjuk rasa ini di kabarkan akan berlangsung selama tiga hari, dari Senin hingga Rabu (23/7/2025).

Pihak kepolisian mengerahkan kendaraan Water Canon dan beberapa unit ambulans untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Aksi sempat memanas ketika massa mencoba masuk dan bertemu dengan Gubernur Riau untuk menagih janji kejelasan persoalan relokasi.

Massa sempat melempar petugas dengan botol air mineral, namun aksi tersebut berhasil dihentikan setelah koordinasi aksi mendapat penegasan dari pihak kepolisian.

Massa menyampaikan empat tuntutan utama:
1. Masyarakat menolak direlokasi dari pemukiman warga saat ini di wilayah yang dikategorikan sebagai kawasan TNTN.
‎2. Permohonan fasilitasi pertemuan antara perwakilan masyarakat dengan pimpinan pusat, seperti Presiden RI dan komisi terkait di DPR RI.

3.Desakan agar Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) segera ditarik dari permukiman masyarakat di wilayah terdampak.

4. Tuntutan adanya kepastian dari pemerintah pusat, gubernur, dan bupati mengenai:
– Jaminan kelangsungan hidup masyarakat
‎- Keberlanjutan pendidikan di sekolah yang terdampak
‎- Keamanan ekonomi masyarakat.

‎Saat ini Perwakilan massa telah diterima secara langsung oleh Gubernur Riau untuk berdialog dan menyampaikan tuntutan mereka.

‎”Kami berharap aksi ini dapat berjalan damai dan tidak terjadi gesekan apa pun di lapangan,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

‎Pihak kepolisian melakukan pengalihan arus lalu lintas di sekitar kawasan Kantor Gubernur Riau untuk mengantisipasi kepadatan dan menjaga ketertiban. Masyarakat diminta untuk mengikuti arahan petugas demi kelancaran bersama.

“Pengendara dari arah Bandara Sultan Syarif Kasim yang menuju pusat kota dialihkan melalui Jalan Tuanku Tambusai. Sedangkan kendaraan dari arah Simpang Tiga menuju Jalan Jenderal Sudirman diarahkan ke Jalan Diponegoro,” ungkap Kapolres

Aksi kali ini merupakan lanjutan dari protes sebelumnya, di mana massa telah ditemui langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, serta Bupati Pelalawan Zukri Misran.***

Editor: AS