‎Ulik Sosok Inspiratif Himanto, Tokoh Kuansing, Ini Pendapat Aktivis Muda?

‎‎Kuantan Singingi, RBC — Suasana santai di Kedai Kopi Merry, tepat di depan SMA Pintar, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (14/2/2025), menjadi awal terkuaknya sosok inspiratif seorang Humas perusahaan sawit, H. Himanto.

Dalam perbincangan ringan bersama tim media Riaubangkit.com dan seorang aktivis muda, Diki Syahputra, terungkap bahwa pria yang dikenal humoris dan bersahaja ini bukanlah sosok biasa. Di masa aktifnya, H. Himanto merupakan purnawirawan Kostrad TNI Angkatan Darat, bahkan pernah satu kesatuan dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

‎Usai pensiun dari dinas militer, H. Himanto memilih tetap aktif berkarya. Ia kini mengemban amanah sebagai Humas di sejumlah perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kuansing, di antaranya PT SIM, PT KIM, dan PT UKM.

‎Meski telah purna tugas sebagai prajurit, semangat pengabdian dan kepeduliannya terhadap masyarakat tetap terjaga.

‎Beberapa hari lalu, H. Himanto menyalurkan bantuan kepada seorang warga Kari yang tengah terbaring sakit. Bantuan tersebut disalurkan atas nama manajemen perusahaan tempat ia bertugas, sebagai wujud kepedulian sosial dan tanggung jawab kemanusiaan.

‎Semasa aktif di TNI AD, H. Himanto telah bertugas di berbagai daerah, bahkan pernah menjalankan penugasan ke luar negeri. Dedikasi dan pengabdiannya mengantarkan beliau meraih sejumlah prestasi dan penghargaan, salah satunya penghargaan Bintang Jasa serta pengakuan dari LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia).

‎Diki Syahputra menilai H. Himanto sebagai pribadi yang berintegritas tinggi, disiplin, bermoral, dan humanis.

‎“Berintegritas dalam bekerja, disiplin terhadap waktu, bermoral dalam berucap dan berperilaku, serta humanis kepada siapa pun,” ujarnya.

‎Ia juga membagikan pengalaman pribadinya saat diajak ngopi oleh H. Himanto.

‎“Saya sempat terlambat datang dari waktu yang disepakati. Beliau hanya mengirim pesan singkat di WhatsApp: ‘Lambat-lambat tinggal’,” tutur Diki sambil tersenyum.

‎Meski baru mengenal dalam waktu singkat, Diki mengaku langsung merasakan nilai-nilai kedisiplinan yang tertanam kuat dalam diri seorang prajurit sejati, bahkan setelah tak lagi mengenakan seragam.(Bs007)

‎Editor : Redaksi