​Wujudkan Listrik 24 Jam di Pulau Mendol, Bupati Zukri Kawal Percepatan Proyek Kabel Bawah Laut PLN

​PELALAWAN RBC– Harapan masyarakat Pulau Mendol untuk menikmati aliran listrik tanpa henti selama 24 jam kini semakin mendekati kenyataan. Bupati Pelalawan, H. Zukri, menggelar audiensi khusus bersama jajaran PLN guna memastikan percepatan pembangunan infrastruktur kabel listrik bawah laut yang menghubungkan wilayah tersebut, Rabu (08/04).

​Dalam pertemuan tersebut, Manager UP3 PLN Pekanbaru, Wilsriza Wilman, melaporkan bahwa progres fisik pemasangan kabel bawah laut telah menyentuh angka 50 persen. Pihak PLN menyatakan optimisme bahwa proyek strategis ini akan rampung pada pertengahan tahun ini.

​“Saat ini progres pemasangan kabel bawah laut menuju Pulau Mendol sudah mencapai 50 persen. Kami menargetkan seluruh pengerjaan tuntas dan mulai beroperasi pada Mei 2026 mendatang,” ujar Wilsriza.

Proyek ini merupakan solusi jangka panjang untuk mengatasi keterbatasan energi di wilayah kepulauan yang selama ini belum terjangkau layanan listrik penuh. PLN menjelaskan bahwa selain pemasangan fisik kabel, fokus saat ini adalah memastikan kestabilan arus listrik dari sumber utama agar penyaluran energi ke Pulau Mendol berjalan optimal sesuai standar keamanan tinggi.

Bupati Zukri menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen PLN dalam merespons kebutuhan mendasar masyarakat di wilayah terluar Pelalawan. Ia menegaskan bahwa kehadiran listrik 24 jam adalah kunci penggerak ekonomi lokal.

​“Alhamdulillah, kami melihat keseriusan luar biasa dari PLN. Listrik 24 jam ini adalah impian lama masyarakat Pulau Mendol. Dengan target realisasi di tahun 2026, ini akan menjadi kado indah bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan warga di sana,” ungkap Bupati Zukri.

​Bupati juga menginstruksikan jajaran Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk memberikan dukungan penuh, terutama dalam memfasilitasi koordinasi lintas sektor guna meminimalisir kendala non-teknis di lapangan.

Dengan distribusi listrik yang lebih stabil dan merata, keberadaan kabel bawah laut ini diproyeksikan mampu memicu pertumbuhan sektor UMKM, pendidikan, dan layanan kesehatan di Pulau Mendol. Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan PLN berkomitmen untuk terus bersinergi hingga titik lampu terakhir menyala di rumah-rumah warga.(PlmT)