Dukung Program Astacita, Polsek Bandar Sei Kijang Dampingi Panen Perdana Jagung Pipil di Lahan PT CDSL

​PELALAWAN RBC– Polsek Bandar Sei Kijang Polres Pelalawan menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Program Astacita Ketahanan Pangan Nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi aktif personel kepolisian dalam kegiatan Panen Jagung Pipil Kuartal I Tahun 2026 di lahan milik PT CDSL, Kelurahan Sekijang, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, pada Kamis (25/6/2026) pagi.

​Kegiatan panen perdana ini dilakukan di atas lahan seluas 1 hektare yang telah ditanami sejak April 2026 lalu. Dari hasil panen perdana ini, diperoleh produktivitas jagung pipil mencapai kurang lebih 1 ton.

​Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Bandar Sei Kijang AKP Abdul Halim, S.E., M.H., yang diwakili oleh Ps. Kasium Polsek AIPTU Suheri, Bhabinkamtibmas Desa Kiab Jaya AIPTU Baroni, serta personel Polsek AIPDA Suhar. Pihak perusahaan juga turut mendampingi, di antaranya jajaran Asisten PT CDSL, karyawan lapangan, serta Danru Security Sdr. Arios Maden.

​Kapolsek Bandar Sei Kijang AKP Abdul Halim, S.E., M.H., menyampaikan bahwa perwujudan ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi dari seluruh elemen masyarakat dan korporasi.

​”Polsek Bandar Sei Kijang siap mengawal dan mendampingi program ketahanan pangan ini dari awal masa tanam hingga masa panen. Meskipun hasil pada Kuartal I ini dirasa belum sepenuhnya maksimal akibat faktor cuaca yang tidak menentu, capaian ± 1 ton ini tetap menjadi langkah awal yang sangat baik,” ujar AKP Abdul Halim.

​Ia juga menambahkan agar pihak pengelola tidak patah semangat dan terus mengoptimalkan perawatan lahan untuk periode tanam berikutnya. “Mari terus rawat lahan ini dengan baik, tingkatkan sistem pemeliharaan, agar pada panen berikutnya hasil yang didapat bisa lebih optimal dan membawa manfaat yang lebih besar bagi warga sekitar,” tambahnya.

​Setelah proses pemetikan selesai, jagung hasil panen langsung memasuki tahap pascapanen. Butiran jagung dijemur untuk proses pengeringan dan dipisahkan antara biji dengan bonggolnya guna menjaga kualitas jagung pipil yang dihasilkan.

​Proses transformasi dari tahap penggemburan tanah pada April lalu hingga menjadi tongkol siap panen di bulan Juni ini menjadi bukti nyata kerja keras dan kolaborasi solid antara Polri, pihak swasta, dan para pekerja lapangan.

​Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai pada pukul 10.00 WIB ini berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Semangat “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah” diwujudkan secara nyata oleh Polsek Bandar Sei Kijang melalui penguatan lumbung pangan demi menciptakan ketenangan dan kesejahteraan di tengah masyarakat. (PlmT)