‎Kuliah Umum di PCR, BNN Pekanbaru Ajak Ribuan Mahasiswa Jadi Garda Pencegahan Narkoba

‎‎PEKANBARU, RBC — Kepala BNN Kota Pekanbaru, Kombes Pol. Dr. Wawan, S.H., M.H., hadir memberikan kuliah umum kepada 1.044 mahasiswa baru Politeknik Caltex Riau (PCR), Selasa (18/8/2026).

‎Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna PCR tersebut mengangkat tema pencegahan dan penanganan permasalahan narkotika di lingkungan pendidikan. Kuliah umum ini menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru melalui Informative Study and Orientation PCR Tahun 2026.

‎Kehadiran BNN Kota Pekanbaru menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus membangun ketahanan generasi muda agar mampu mengambil peran dalam upaya pencegahan.

‎Dalam pemaparannya, mahasiswa juga mendapat penjelasan mengenai perkembangan New Psychoactive Substances (NPS), termasuk modus penyalahgunaan zat melalui rokok elektrik atau vape yang terus berkembang.

‎BNN telah melakukan pengujian terhadap 341 sampel cairan vape dan menemukan sejumlah sampel yang mengandung zat berbahaya, di antaranya synthetic cannabinoid, metamfetamin, dan etomidate.

‎Ancaman narkotika, menurut BNN, tidak hanya berkaitan dengan persoalan kesehatan, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia dan menghambat optimalisasi bonus demografi Indonesia.

‎Karena itu, generasi muda yang sehat, berintegritas, memiliki keterampilan, serta mampu berkontribusi secara produktif menjadi salah satu modal penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

‎Dalam penanggulangan permasalahan narkotika, BNN terus memperkuat strategi dari sisi hulu melalui lima pilar utama, yakni pencegahan, pemulihan, pemberdayaan, ketahanan, dan kolaborasi.

‎Strategi tersebut diwujudkan melalui berbagai program, termasuk penguatan Integrasi Kurikulum Anti-Narkotika (IKAN), peningkatan akses layanan rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekosistem Bersinar di berbagai lingkungan.

‎Perguruan tinggi juga dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

‎Kampus tidak hanya diharapkan menjadi tempat mahasiswa menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan literasi, riset, inovasi, sekaligus membangun ketahanan diri terhadap berbagai bentuk ancaman narkotika.

‎Kepala BNN Kota Pekanbaru pun mengajak seluruh 1.044 mahasiswa baru PCR untuk menjadi bagian dari gerakan pencegahan narkotika. Mahasiswa diharapkan mampu menyebarkan pesan positif mengenai bahaya narkotika kepada teman, keluarga, dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

‎Dengan keterlibatan aktif generasi muda serta dukungan seluruh elemen bangsa, lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bersih dari narkotika diharapkan semakin kuat sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.***