‎Perkuat Silaturahmi Perantau Minang, KKSB Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru Gelar Buka Puasa Bersama

‎PEKANBARU, RBC – Kerukunan Keluarga Sumatera Barat (KKSB) Provinsi Riau bersama KKSB Kota Pekanbaru serta Bundo Kanduang KKSB menggelar kegiatan buka puasa bersama sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah antar perantau Minangkabau di Kota Pekanbaru, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Resto Sago Sekato, Jalan Parit Indah, Pekanbaru.

‎Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri jajaran pengurus KKSB Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru, Bundo Kanduang, tokoh masyarakat, alim ulama, serta ratusan warga Minangkabau yang berdomisili di Pekanbaru.

‎Turut hadir Sekretaris Jenderal (Sekjen), Bendahara Umum (Bendum), serta para Wakil Ketua Umum, di antaranya Edwin Syarif, Helmi, Yusuf Sikumbang, H. Jhon Satri, dan H. Firdaus Dt. Bandaro Gamuak. Selain itu, hadir pula sejumlah ketua paguyuban dan organisasi perantau, di antaranya H. Yosrizal selaku Ketua Umum IKLA RGS (Ikatan Keluarga Luhak Agam – Rumah Gadang Saiyo),

‎ serta tokoh-tokoh Minang lainnya.

‎Kegiatan diawali dengan tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Rahmansyah. Dalam ceramahnya, ia mengajak umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadhan dengan memperbanyak amalan sunnah, seperti salat tahajud, zikir, membaca Al-Qur’an, serta menjaga salat lima waktu secara berjamaah.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya memaksimalkan sepuluh malam terakhir Ramadhan untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.

‎“Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa malam Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan atau setara sekitar 83 tahun ibadah. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah agar dapat meraih keberkahan malam tersebut,” ujarnya.

‎Sementara itu, Ketua Umum KKSB Provinsi Riau, Datuak Nehri Mangkuto Alam Mangkuto Ameh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan antar sesama perantau Minangkabau di Pekanbaru.

‎Menurutnya, bulan suci Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat perantau.

‎“Melalui kegiatan ini kami berharap warga Sumatera Barat di Pekanbaru semakin kompak, saling mendukung, serta tetap menjaga nilai-nilai falsafah Minangkabau, yaitu adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” ujarnya.

‎Ia juga menegaskan bahwa KKSB sebagai organisasi perantau memiliki peran penting sebagai wadah pemersatu masyarakat Minangkabau serta diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sosial kemasyarakatan di Kota Pekanbaru.

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, berbuka puasa, serta ramah tamah antar peserta. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa kental sepanjang acara berlangsung.

‎Dalam kesempatan tersebut, KKSB juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan buka puasa bersama ini dapat terlaksana dengan baik.

‎“Terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung kegiatan ini. Kami juga mengucapkan selamat datang kepada keluarga baru yang bergabung di KKSB. Semoga kebersamaan ini terus terjaga,” tutup Datuak Nehri.

‎(R-04)