Puluhan Pegawai Dinas PUPR Riau Datangi Kejati Riau, Ada Apa?
PEKANBARU, RBC – Puluhan pegawai dari lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau terlihat mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Selasa (2/6/2026).
Para pegawai yang mayoritas mengenakan seragam batik Korpri berwarna biru itu terpantau berada di lingkungan Kejati Riau sejak pagi hingga sore hari. Kehadiran mereka pun menarik perhatian sejumlah awak media yang sedang melakukan peliputan di lokasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, para pegawai tersebut terlihat silih berganti memasuki area kantor Kejati. Sebagian menunggu di ruang tunggu, sementara lainnya tampak keluar masuk gedung yang biasa digunakan untuk pemeriksaan dan pengambilan keterangan.
Beberapa di antaranya juga terlihat beristirahat di kantin Kejati Riau, termasuk mantan Kepala UPT PUPR Riau Basaruddin dan mantan Kasatker PUPR Riau Erisandi Daulay.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti tujuan kedatangan puluhan pegawai tersebut. Saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Riau, Zikrullah SH MH, mengaku belum mengetahui secara rinci apakah para pegawai itu sedang menjalani pemeriksaan atau dimintai keterangan terkait sejumlah proyek di lingkungan PUPR Riau.
”Saya belum mengetahui secara pasti terkait agenda mereka di sini,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Basaruddin yang ditemui wartawan menyebut dirinya hanya hadir untuk melakukan pendampingan. Di sisi lain, Erisandi Daulay mengatakan bahwa kedatangan mereka berkaitan dengan agenda rapat di Kejati Riau.
Namun, sejumlah pegawai lainnya memilih tidak memberikan komentar dan langsung meninggalkan kawasan kantor Kejati setelah menyelesaikan kegiatan mereka.
Kehadiran puluhan pegawai dari salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terbesar di Provinsi Riau tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan secara detail maksud dan tujuan kegiatan tersebut.
Informasi yang berkembang menyebutkan Kejati Riau saat ini menerima berbagai laporan masyarakat terkait sejumlah persoalan, di antaranya dugaan permasalahan pengadaan seragam sekolah, proyek preservasi, perbaikan dan pemeliharaan jalan tahun anggaran 2024–2025, pembangunan GOR Porprov di Dumai yang dilaporkan mengalami keretakan, hingga laporan DPP MKGR terhadap PT Arara Abadi terkait lahan di Dusun IV Plambayan, Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar.
Wartawan juga sempat meminta konfirmasi kepada Asisten Intelijen Kejati Riau, Oktavian Syah Efendi SH MH.
Namun, yang bersangkutan mengarahkan pertanyaan kepada Kasi Penkum Kejati Riau.
Hingga saat ini, pihak Kejati Riau maupun Dinas PUPR Provinsi Riau belum memberikan penjelasan resmi mengenai agenda kedatangan puluhan pegawai tersebut. Riaubangkit .com akan terus menelusuri informasi ini dan menyampaikan perkembangan lebih lanjut kepada publik.(Tim)
