Sejumlah Truk Diberhentikan Paksa oleh Warga Setempat
“Kebijakan ini diberlakukan di ruas jalan maredan, perawang, kec tualang kota perawang”.
Warga setempat ROHMAN (42) hal ini dilakukan sebagai upaya menekan angka kecelakaan di saat arus lalu lintas mengalami kepadatan
“Hal ini kami lakukan sesuai hasil kesepakatan forum lalu lintas sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat,”
untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas. bilamana menemukan kendaraan truk yang melintas pihaknya akan langsung memberhentikan lalu mengarahkan ke jalur yang semestinya guna menekan angka kecelakaan.ungkap tadi, Senin (2/5/2025)
Hal itu disampaikan saat warga setempat
Mengeluh soal truk yang lewat bukan di jalan yang semestinya .
kami lakukan pengawasan. Sampai sekarang memang masih ada truk yang melintas tapi kami langsung halau dan di arahkan ke jalan semestinya,” ujarnya.
“Dikhawatirkan membahayakan keselamatan, pemberlakuan kebijakan ini mulai dari hari Senin-Jumat. Kalau pagi 06.00 sampai 09.00 WIB dan sore jam 15.00 sampai jam 18.00 WIB. Soalnya jam-jam itu kan jam sibuk waktu berangkat dan pulang kerja masyarakat,” sambungnya.
Meskipun sudah diberlakukan kebijakan ini, namun ia mengaku masih banyak sopir yang tidak mengetahui terkait pemberlakuan jam operasional bagi kendaraan truk. “Selama ini banyak sopir yang tidak mengetahui, padahal perusahaan sudah dikirimkan surat ke perusahaan soal kebijakan ini,” paparnya.
Bukan tanpa alasan memberlakukan kebijakan ini, karena pihaknya seringkali menerima keluhan dari masyarakat setempat maupun masyarakat yang melintas, mengenai banyaknya kendaraan truk yang melintas di ruas jalan tersebut. “Sejumlah imbauan sudah kami pasang di dua ruas jalan itu, kami harap para sopir truk bisa tertib lalu lintas,” bebernya.
Salah satu pengendara motor, SUBUR (40) mengaku sebelum adanya pengawasan yang dilakukan oleh petugas Dishub. Sejumlah truk pengangkut tanah urugan dan batu selalu melintas di ruas jalan tersebut.
“Kalau dulu memang di jam sibuk suka ada truk tanah urugan dan batu lewat di jalan ini, bersyukur sekarang udah nggak ada truk lagi,” ucapnya.
Penulis : FEBRIYAN ADIF
FAKULTAS hukum unila
