‎Tokoh Muda Riau Sesalkan Fitnah yang Menyeret Nama Kades Gunung Kesiangan

Foto : Tokoh muda Riau, Diki Syahputra

 

Kuansing, RBC – Tokoh muda Riau, Diki Syahputra, menyayangkan beredarnya pemberitaan dari salah satu media online yang menyebut Firdaus, Kepala Desa Gunung Kesiangan, Kecamatan Benai, sebagai penadah hasil emas ilegal berskala besar di Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (15/1/26).

‎Pemberitaan tersebut menuai bantahan keras dari tokoh masyarakat dan tokoh muda Kecamatan Benai. Mereka menilai informasi yang disampaikan tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan tidak didukung oleh konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

‎Menanggapi hal itu, Diki Syahputra menegaskan bahwa sebuah pemberitaan seharusnya disajikan secara berimbang dan berdasarkan fakta yang jelas.

‎“Saya sangat menyayangkan pemberitaan tersebut. Apabila informasi itu tidak sesuai fakta di lapangan, seharusnya jangan diberitakan terlebih dahulu, apalagi tanpa adanya konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan,” ujar Diki.

‎Menurut Diki, tuduhan atau fitnah semacam itu sangat berbahaya, terlebih ditujukan kepada seorang kepala desa yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial di tengah masyarakat.

‎“FS adalah seorang kepala desa. Tuduhan seperti ini dapat merusak nama baik, karakter, serta reputasi beliau. Ini harus menjadi pelajaran bagi insan pers agar lebih berhati-hati, mengedepankan klarifikasi, dan memastikan kebenaran sebelum menulis sebuah berita,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Diki juga mengungkapkan bahwa Firdaus dikenal luas sebagai sosok yang memiliki kepedulian sosial tinggi, khususnya terhadap anak yatim dan fakir miskin di Kecamatan Benai.

‎‎“Saya sudah lama mengenal beliau. Firdaus adalah pribadi yang baik dan peduli.

‎Dalam setiap kegiatan keagamaan, seni, olahraga, maupun sosial, beliau selalu berkontribusi. Bahkan, beliau dikenal sebagai sosok yang rutin membantu anak yatim dan fakir miskin,” ungkap Diki.

‎Ia menilai sangat tidak pantas apabila sosok yang memiliki rekam jejak sosial baik justru diseret dalam tuduhan yang tidak berdasar.

‎“Tidak elok orang baik seperti beliau difitnah tanpa dasar yang jelas,” tutup Diki Syahputra.

‎(Bs007)

‎Editor : Redaksi