Ketua DPRD dan Wakil Ketua Parisman Temui Ribuan Masa Aksi, Ini 8 Tuntutannya
PEKANBARU, RBC – Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Riau kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (1/9/2025).
Dari pantauan dilapangan, aksi berlangsung sejak pukul 11.00 WIB hingga sore hari itu berjalan damai. Gelombang mahasiswa datang bergantian, mulai dari Universitas Riau (Unri), Universitas Islam Riau (UIR), Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), STMIK Amik Riau, Universitas Lancang Kuning (Unilak), HMI, hingga ditutup oleh aliansi Cipayung Plus.
Ketua DPRD Riau Kaderismanto bersama Wakil Ketua Parisman Ihwan turun langsung menemui massa aksi, didampingi anggota DPRD lainnya.
“Kami menerima semua aspirasi masyarakat dan akan segera menyampaikannya ke DPR RI dalam waktu 2×24 jam. Karena ini bukan kewenangan kami, maka akan langsung kami teruskan,” tegas Kaderismanto di hadapan mahasiswa.
Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan yang sama di antaranya, Mendesak Presiden mencopot Kapolri, Mengusut tuntas tindakan represif aparat terhadap ojek online yang tewas dilindas rantis Brimob di Jakarta, Membebaskan Khariq Anhar dan ratusan mahasiswa lain yang ditahan di Polda Metro Jaya, Mereformasi institusi kepolisian, Mencopot Menteri HAM, Menghapus tunjangan DPR, Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset dan Menolak kenaikan Pajak PBB di Pekanbaru yang disebut naik hingga 300 persen sejak 2024.
Dari pantauan awak media riaubangkit.com dilapangan, Gedung DPRD Riau dijaga ketat ribuan personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP. Sejumlah kendaraan taktis disiagakan, termasuk baracuda, mobil water cannon, buldozer, hingga pemadam kebakaran.
Aksi akhirnya ditutup sekitar pukul 17.00 WIB dengan penyampaian aspirasi terakhir dari aliansi Cipayung Plus di gerbang DPRD Riau. (R-04)
