Polsek Kerumutan Amankan Mahasiswa Pelaku Pencurian Kelapa Sawit
PELALAWAN RBC – Jajaran Polsek Kerumutan berhasil menggagalkan aksi pencurian buah kelapa sawit di areal perkebunan milik masyarakat di Desa Tanjung Air Hitam, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, pada Rabu (1/4/2026). Seorang tersangka berinisial DE alias Didit (21), yang berstatus sebagai mahasiswa, kini telah diamankan pihak kepolisian.
Kapolres Pelalawan melalui Kapolsek Kerumutan, Iptu Budi Santoso menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula saat saksi bernama Arizan menghubungi pemilik kebun, Munir Hanafi, melalui telepon. Saksi mengabarkan adanya aktivitas mencurigakan di lahan perkebunan milik korban di Dusun Kuala I.
”Mendapat laporan tersebut, pemilik kebun segera menuju lokasi dan mendapati tersangka tengah melakukan aksi pencurian. Petugas kami yang menerima laporan segera bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti,” ujar AKP Bambang Suryadi.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang digunakan dan dihasilkan dari aksi kejahatan tersebut, di antaranya:
- 32 tandan buah kelapa sawit dengan berat total 390 kg.
- 1 unit sepeda motor tanpa plat nomor (mesin Honda).
- 1 buah keranjang rotan yang digunakan untuk mengangkut hasil curian.
Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 1.170.000 (satu juta seratus tujuh puluh ribu rupiah), dengan asumsi harga sawit sebesar Rp 3.000/kg.
Tersangka DE alias Didit saat ini telah dibawa ke Mapolsek Kerumutan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Iptu Budi Santoso menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan menoleransi segala bentuk tindak pidana pencurian yang meresahkan masyarakat, khususnya di sektor perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian utama warga.
”Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada kepolisian jika melihat aktivitas yang mencurigakan. Sinergi antara warga dan Polri sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kerumutan,” pungkasnya. (PlmT)

